PRIADI SYUKUR: OLAHRAGA TRADISIONAL AGAR TETAP DIKENAL MASYARAKAT MODEREN
Berita Utama () 29 Juni 2018 15:19:16 WIB
PADANG, SP...Melalui Festival Olahraga Tradisional, kita gali dan kembangkan potensi olahraga daerah Sumatra Barat menuju nasional, karena selama ini olahraga tradisional kurang bekembang dengan kemajuan teknologi, sehingga akan memudar kalau tidak digali terus.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kadispora Sumbar, Priadi Syukur saat membuka Festival Olahraga Tradisional Daerah (Forda) Tingkat Sumbar di lapangan Kwarda 03 Sumbar, Jumat (29./6).
“ Forda ini juga sebagai penentu keikutsertaan Sumbar di ajang Festival Olahraga Tradisional tingkat nasioanal yang akan digelar di Jambi Juli 2018 ini, maka dari itu diharapkan kepada peserta dapat memberikan penampilan terbaiknya dalam seleksi dan TC yang sedang berlangsung,” ujar Priadi.
Dia menambahkan, selain untuk mengikuti ajang nasioanl festival ini juga untuk membangkitkan kembali olahraga tradisional di tengah-tengah masyarakat, sehingga dimasa moderen sekarang olahraga ini tetap lestari untuk dinikmati berbagai kalangan.
“ Harapan kita bagaimana olahraga tradisional kembali bangkit dan dikenal oleh masyarakat luas khususnya anak-anak sekarang yang merupakan penerus bangsa,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masayarakat Indonesia ( FORMI ) Sumbar yang diwakili oleh S Yanwar sangat mengapresiasi Dispora Sumbar dalam mengangkat kegiatan olahraga tradisional ini. Dengan diselenggarakan kegiatan ini telah membantu Formi untuk memasyarakatkan olahraga tradisional kepada masyarakat umum, sehingga peserta yang akan ikut pada seleksi mendatang lebih banyak dari sekarang.
Ketua panitia Kasi Olahraga Pendidikan Rekreasi dan Layanan Khusus Della Handayani dalam laporanya menerangkan, kegiatan seleksi festival olahraga tardisional ini berlangsung hanya satu hari, bagi tim yang terbaik akan dikirim mewakili Sumatera Baratuntuk mengikuti festival olahraga tradisional tingkat nasional pada 5 Juli mendatang.
“ Tujuan dari kegiatan ini untuk mengali potensi olahraga tradisional yang berada di daerah kabupaten dan kota di Sumbar. Untuk tahun ini peserta yang mengikuti seleksi festival hanya ada 5 daerah yaitu, Padang, Agam, Pariaman, Tanahdatar dan Padang Pariaman. Sementara pertandingan yang diikuti yakni, Tampi Rago olahraga tardisi dari Pauh Kota Padang dan Karambia Saruang( kelapa kain Sarung),” tutup Della. (Mul)