Perkembangan Nilai Tukar Petani dan Harga Produsen Gabah serta Perkembangan Pariwisata dan Transportasi di Sumatera Barat

 Perkembangan Nilai Tukar Petani dan Harga Produsen Gabah serta Perkembangan Pariwisata dan Transportasi di Sumatera Barat

Berita Utama Desi Marlinda(Diskominfo) 03 September 2018 16:12:32 WIB


Senin,3 September 2018 Badan Pusat Statistik (BPS)  pusat mengumumkan Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi, Perkembangan Nilai Tukar Petani dan Harga Produsen Gabah serta Perkembangan Pariwisata dan Transportasi di Sumatera Barat. Melalui kepala BPS Prov. Sumbar Dr.Sukardi disampaikan bahwa ada beberapa hal yang ingin disampaikan selain inflasi yaitu mengenai nilai tukar petani (NTP), serta Pariwisata dan transportasi.

Deflasi terjadi di Sumatera Barat pada bulan Agustus 2018 di kota Padang sebesar 0,40% sedangkan kota Bukittinggi sebesar 0,13%. Komoditas yang dominan memberikan andil terjadinya inflasi  di kota Padang yaitu Beras dengan andil Inflasi sebesar 0,10% dan Komoditas yang dominan memberikan andil terjadinya Deflasi di kota Padang yaitu Angkutan Udara dengan andil Deflasi sebesar -0,33%. Di kota Bukittinggi, Komoditas yang dominan memberikan andil terjadinya inflasi yaitu Tarif Rumah Sakit dengan andil Inflasi sebesar 0,07% dan Komoditas yang dominan memberikan andil terjadinya Deflasi yaitu Jeruk dengan andil Deflasi sebesar -0,09%.

Perkembangan NTP berdasarkan hasil pemantau harga-harga di perdesaan di 11 kabupaten Sumatra barat pada bulan Agustus 2018, NTP Sumatera barat mengalami peningkatan dibanding bulan Juli 2018 sebesar 1,13% yaitu dari 94,07 menjadi 95,13. Hal ini disebabkan adanya peningkatan indeks harga yg diterima petani sebesar 1,09% sedangkan indeks harga pada kelompok barang dan jasa yang  dikonsumi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian mengalami penurunan sebesar 0,04%.
Sedangkan perkembangan harga produsen gabah rata rata meningkat dibandingkan bulan Juli.Untuk kualitas GKP mengalami peningkatan sebesar 2,79 % dari Rp.5.373,69 /kg menjadi Rp.5.523,72/kg. Sementara di tingkat penggilingan harga gabah GKP naik sebesar  2,88% dari Rp.5.474,51/kg menjadi Rp.5.632,37/kg.
Perkembangan pariwisata dan transportasi Sumbar Juli 2018 mengalami peningkatan. Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Sumatera Barat melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mencapai 5.099 orang, mengalami peningkatan 12,09 % dibandingkan wisman Juni 2018 yang tercatat sebanyak 4.549 orang. Hal tersebut juga disusul dengan peningkatan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang sebasar 9,52%, peningkatan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Akomodasi lainya sebesar 1,,95 poin, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang turun 0,22 hari, dan Jumlah penumpang angkutan udara domestik di Bandara International Minangkabau (BIM) naik sebesar 11,22 persen, dan jumlah barang yang diangkut oleh angkutan laut dalam negeri sumbar  mengalami penurunan sebesar 2,55% dibandingkan bulan sebelumnya.