Puluhan hektar sawah di dua kecamatan, Lima Kaum dan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar dibiarkan terlantar begitu saja oleh petani
Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 11 Oktober 2018 19:52:13 WIB
Puluhan hektar sawah di dua kecamatan, Lima Kaum dan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar dibiarkan terlantar begitu saja oleh petani. Kondisi ini telah terjadi sejak beberapa bulan yang lalu setelah terjadinya serangan hama tikus. Serangan hama tersebut membuat petani mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Kondisi saat ini, sebagian areal sawah dijadikan ladang, dengan ditanami cabai dan sayur mayur. Yasril, salah seorang petani menyebutkan tak menggarap sawah karena masih khawatir dengan serangan hama tikus. Terlebih, sawah milik petani lain dibiarkan terlantar dengan ditumbuhi rumput liar dan ilalang. “Kalau kecukupan pasokan air, tidak menjadi kendala saat ini karena sudah musim hujan. Tapi, rumput dan ilalang yang dibiarkan tumbuh oleh pemilik sawah yang lain, otomatis akan menjadi sarang hama. Kalau kita mulai menanam sendiri, sudah pasti padi kita akan menjadi santapan tikus,” ujar Yasril ketika diwawancarai, Rabu (10/10). Untuk saat ini, para petani masih menunggu saat yang tepat untuk memulai cocok tanam. Akibat tidak digarapnya sawah petani ini, turut mempengaruhi hasil produksi padi di dua kecamatan tersebut.
Berita Terkait Lainnya :
- Tabligh Akbar di Jorong Batu Basa Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar
- Sukses di Rantau, Perantau Padang Gantiang Tanah Datar Undang Wabup
- Tol, Pelabuhan dan Pertanian Jadi Prioritas, Pemprov Sumbar dan Riau Tandatangani Kesepakatan dan Perjanjian Kerjasama
- Survey Lokasi Pembukaan Samsat Nagari di Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar