KEJURNAS TAKRAW ANTAR PPLP/D DAN SKO 2018 RESMI DIBUKA
Berita Utama () 06 November 2018 14:20:14 WIB
PADANG, SP... Gubernur diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Sumbar, Devi Kurnia secara resmi buka Kejuaraan Nasional ( Kejurnas ) antar Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar ( PPLP ) dan Sentra Keolahragaan ( SKO ), cabang sepak takraw di Hall Futsal Rafhelly sungai sapih Bay Paas Padang, Selasa (6/11).
Turut hadir Deputi Kebudayaan Olahraga Kemenpora RI, Raden Kis Nanta beserta jajaran, perwakilan Forkofinda, ketua umum Pengprov Persatuan Sepak Takraw Indonesia ( PSTI ) Sumbar Syafrizal Bakhtiar, dan undangan lainnya.
Dalam sambutanya Asisten I Setdaprov Sumbar Devi Kurnia mengatakan, sepak takraw cabor yang patut dibanggakan dengan kemajuan prestasi yang diraihnya, dimana pada helatan Asean Games baru-baru ini di Jakarta dan Palembang, sukses menorehkan medali emas bagi kontingen Indonesia.
" torehan medali emas ini merupakan prestasi selama keikutsertaan Indonesia di Asean Games sejak tahun 1990 lalu, baru sekarang Asean Games di Jakarta 2018 kita berhasil merebut medali emas, " ujar Devi.
Satu emas, satu perak dan dua perunggu dijadikan motivasi untuk meningkatkan kualitas atlet sepak takraw pada mendatang. Terutama pada pada iven- iven internasional lainnya.
“Bangunlah dan junjunglah sportivias dalam pertandingan dan selalu silaturahmi. Karena semua atlet di seluruh Indonesia adalah bersaudara,” ucapnya.
Sementara itu Deputi Kebudayaan Olahraga Menpora RI, Raden Kis Nanta mengapresiasi, kehadiran kontingen atlet PPLP Sulteng, walaupun masih dicengkram traumatik Gempa dan Tsunami Palu, tetap mengikuti Kejurnas ini.
“ Kejurnas ini juara bukan semata mata jadi tujuan utama. Karena arena tertinggi merupakan Popnas, atlet-atlet sekalian jangan khawatir masa depan nya suram kalau menekuni atlet sepak takraw. Karena dengan prestasi yang diraih akan mendatangkan rezeki yang berlimpah, salah satunya peraih peraih emas pada Asian Games kemarin mereka mendapatkan bonus uang 1,5 m ditambah rumah dan diangkat menjadi PNS,” ungkap Kis Nanta.
Dia menambahkan, diharapkan kepada atlet disiplin dalam mengikuti Kejurnas ini. Seperti jam berapa pemanasan, latihan dan petandingannya. Kemudian diharapkan petandingan jangan jadwalnya dipadatkan, sehingga anak anak harus bertanding hingga larut malam. Bahkan hingga mencapai subuh, hal ini tentu tidak baik, Sehingga berdampak terhadap kesehatan atlet,’’ tuturnya.
Panitia pelaksana Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Adib Alfikri dalam laporanya menerangkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan atlet cabang sepak takraw, sejauh mana kematangan bertandingnya, sekaligus menjalin silaturahmi antar PPLP se Indonesia.
“ Kegiatan ini dilaksanakan lima hari mulai 5 sampai 10 November, diikuti sebanyak 236 orang terdiri dari, atlet, pelatih dan official dari 12 PPLP dan 3 sentra keolahragaan di seluruh Indonesia,’’ urai Adib.
Diterangkan juga bahwa kegiatan dilaksanakan di Hall Lapangan Futsal Rafhelly Bypass Balai Baru Kuranji By Paas Padang.
“di laksanakannya pertandingan dilapangan Rafhelly Futsal, selain bagus Hall ini dapat menggelar enam pertandingan,” ungkap Adib. ( Mul )